Just another WordPress site
Umum  

Perawatan Burung Ciblek Muda Hutan

Salah satu spesies burung yang mudah ditemukan dan banyak dipelihara adalah Ciblek. Menurut informasi burung yang kami terima, Ciblek memiliki suara yang sangat merdu dan indah. Tidak heran jika burung ini menjadi buruan bagi yang hobi dengan kicauannya.

Sayangnya Ciblek hutan lebih gampang mati daripada yang didapatkan melalui peternakan. Ciblek hutan yang dimaksud adalah yang didapat di alam liar, baik dengan cara menangkap dengan jaring maupun memancingnya dengan burung lain.

Burung ini juga dijual di pasaran dan biasanya harganya lebih murah. Alasan kenapa lebih mudah mati yakni dari sulitnya dia menyesuaikan kondisi. Namun tenang, dengan cara berikut mungkin bisa meminimalkan risiko kematian ciblek hutan yang anda beli.

Pastikan Memilih yang Masih Lincah

Tips pertama dan tidak boleh diabaikan adalah ketika membelinya. Pastikan anda memilih burung yang masih aktif dan lincah, karena ini menandakan bahwa dia masih sehat. Biasanya, penjual mencampur semua burung dalam satu kandang ketika menjualnya.

Pastinya anda tidak kesulitan melihat burung mana yang masih aktif bukan? Ciri burung yang masih aktif yakni lebih waspada dan takut akan kehadiran manusia. Jika anda mendekati kandangnya, mereka biasanya lari menghindar.

Taruh Ditempat yang Sepi

Setelah anda membeli dan membawanya pulang, taruh ditempat yang sangat sepi. Usahakan tidak ada burung lain di sekitarnya, karena ciblek lebih mudah stres jika di dalam sangkar dan kemudian mendengar kicauan burung lainnya.

Lakukan langkah ini selama tiga hari, pada saat itu semua sangkar tertutup rapat kecuali bagian pintu. Penutupan ini bisa menggunakan kerodong atau kertas koran, silahkan pilih yang anda suka. Jangan lupa beri makan kroto selama proses ini supaya burung tetap sehat.

Baca Juga :   Mengenal Jenis Tas Seminar yang Bisa di Pilih

Beri Makan Kroto dan Voer

Setelah selesai proses karantina, selanjutnya adalah memperhatikan makanannya. Ciblek merupakan burung pemakan serangga, biasanya yang paling favorit adalah jangkrik. Namun anda bisa memberinya makan voer jika sudah terlatih sempurna.

Caranya mudah, cukup campurkan sedikit voer dengan kroto. Jika dia mau makan, tambahkan lagi jumlah voer dan terus bertahap. Dalam beberapa hari burung sudah terbiasa dengan kehadiran voer, jadi anda bisa mencoba memberi tanpa campuran.

Campurkan dengan Burung Lain

Proses yang terakhir adalah mencoba mencampurnya dengan burung lain. Namun sebelumnya, pastikan bahwa burung sudah siap beradaptasi. Anda bisa menggantung burung bersama burung lainnya secara bertahap.

Jika ada respons baik, maka silahkan dilanjutkan. Namun jika ternyata burung memperlihatkan tanda stress, sebaiknya anda memisahkan dengan lainnya dan kembali di karantina seperti proses yang pertama.

Ciblek muda hutan atau yang masih liar memiliki potensi kicauan yang jauh lebih baik daripada yang dari peternakan. Tidak heran jika sampai saat ini masih banyak yang mencarinya di pasar burung. Dengan adanya tips diatas, saat ini anda tidak perlu ragu membelinya.